According To Rowling

Akhir-akhir ini saya jarang nge-blog lagi. Mungkin karena saya sedang malas menulis bahkan untuk satu kata pun. Akhir-akhir ini saya lebih senang membaca daripada menulis dan mungkin begitulah memang saya yang sebenarnya, sangat berapresiasi terhadap karya tetapi malas menghasilkan karya.

Tadi malam saya membaca Harry Potter And The Deathly Hallow versi bahasa indonesia. Sebelumnya saya pernah mendengar 10 Bab pertama buku tersebut melalui Audio Book-nya yang dibawain oleh Stephen Fry. Boleh dibilang Stephen Fry bawainnya bagus banget, seperti melihat film-nya tapi tanpa gambar, mirip-mirip sandiwara radio lah. Dia bisa membawakan suara yang berbeda untuk karakter yang berbeda, gaya ngomong yang berbeda, seru banget! Walaupun mungkin perlu ketelitian yang cukup dalam mendengarkan karena saya gak terlalu punya skills bagus dalam listening. Stephen Fry cukup membuat saya termotivasi untuk segera membaca bukunya. Thanks to teman saya dan adiknya, Eko dan Friska, yang bersedia meminjamkan buku mahal yang tidak sanggup saya beli, hehe.

The Major Spoiler

Jadi, untuk yang nggak suka spoiler mending jangan teruskan membaca. Saya sudah memperingatkan Anda, hehe. Dari awal bab buku tersebut memang sudah tegang karena Harry sudah berhadapan langsung dengan Kau-Tahu-Siapa di udara. Bersama Hagrid dan motor terbangnya, Harry entah dengan cara apa berhasil memukul mundur Kau-Tahu-Siapa. Tetapi banyak kejadian kehilangan disini karena Hedwig dan Mad-Eye meninggal. Belum lagi telinga George Weasly putus salah satunya. Petualangan berlanjut antara Harry bersama kedua sahabatnya Ron dan Hermione untuk mencari Horcrux dan menghancurkannya sesuai pesan Dumbledore sampai pertempuran besar yang terjadi di Hogwarts antara Harry dan para pendukungnya melawan Kau-Tahu-Siapa dan Para Pelahap Maut. Ada fakta menarik yang saya ringkaskan berikut:

  • Ternyata Albus Dumbledore memiliki masa lalu yang kelam mengenai dirinya dan keluarganya dan membuat persepsi Harry berubah tentangnya
  • Snape Tewas oleh Kau-Tahu-Siapa dan Nagini. Severus Snape ternyata sebenarnya karakter yang baik. Dia menjaga cintanya kepada Lily Potter bahkan sampai akhir. Dan Harry pada akhirnya mengetahuinya melalui Pensieve yang diberikan Snape kepadanya. Gw jadi terharu dan agak ingin menangis saat membaca bab yang berisi ingatan-ingatan Snape yang diperlihatkan kepada Harry. Snape adalah si penjaga hati, He is the man in this book
  • Deathly Hallow adalah ketiga benda ini: Tongkat Sihir Edler, Jubah Gaib [yang seama ini dipakai Harry], dan Batu Pembangkitan [Snitch yang dimenangkan Harry ketika Quidditch pertama kali]
  • Harry memang Horcrux terakhir yang tidak sengaja ditinggalkan kau-Tahu-Siapa pada saat melakukan kutukan kematian ketka Harry masih bayi
  • Harry menikah dengan Ginny dan punya ana, seingat gw namanya Albus Severus dan James. Ron juga menikah dengan Hermione dan punya anak namanya Rose. Gw gak tahu Hugo sebenarnya anak siapa ya?!

Mungkin segitu saja yang terlintas dalam ingatan saya. Silahkan kalau ada yang mo nambahin. Ada yang gak gw suka dari buku terakhir ini yaitu mengetahui bahwa Gue Potter sudah tamat, hehe.

coverusa.jpg
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s