Dua

Aku melihat dua dua itu bertebaran dimana-mana
Dua dua berpegangan tangan
Dua dua berciuman
Dua dua bergandengan

Dua dua di bus
Dua dua di ruangan kelas
Tempatnya di sudut sana,
Tersembunyi dari semesta
Seperti hanya mereka saja dunia

Dua dua
Di kantin, di perpustakaan
Di toko buku juga dua-dua
Di mall
Di blog, di friendster

Dimana-mana dua dua dua
Jarang kulihat satu satu satu
Aku mencemburui dua dua dua
Di pohon burung-burung dua dua dua
Di kolam ikan-ikan dua dua
Di langit bintang berdua-dua

Piring juga berdua dua
Hanya aku yang satu satu satu
Satu dalam hening
Melihat dua dua dua
Kapan aku jadi dua dua dua

Aku mau teriak
DUAAAAAA!!

(Lalu datang tukang dagang bawain produknya, “Yakult mas?”)

Iklan

5 thoughts on “Dua

  1. Saya minum… dua!

    argh…..

    selalu dua,
    kenapa juga cemburu dengan yang dua
    kalo mo dua, ya segera aja
    jangan cuman bermimpi dua-dua
    gak baik, mikir dua dua
    sekarang baiknya sabar aja
    ntar kan juga ada waktunya
    trus isa dua-dua

    😀

  2. ya… ya… ya…. masalah klasik lu ya??
    Lu g pernah mencoba utk meraih “dua” itu siih…!
    Entah kenapa lu tetap bertahan di “satu”, yg lu bilang membosankan itu!
    Klo gw sih, masalah yg dua2 ntar ajah. Klo mikirinnya sekarang… Capek! Lagian gw kurang suka dua, gw lebih prefer 1, klo ga, 3. Hehe…..
    Btw… Allah itu suka yg ganjil lo 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s