Aku Pun Segera menjadi Iblis-Iblis Itu..

Sayapku patah sebelah sudah,
Aku malaikat tak bisa lagi mengepak
Aku terkubur di bumi sunyi, tempatku meratapi

Sedang bumi hanya memberiku kesunyian
Berhenti aku disini,
Aku tak tahu kemana lagi arah

Bumi tempatku membangun istana kebencian
Yang dipenuhi gambaran-gambaran kemurkaan,
Cinta, benci, cemburu..
Semua jadi satu

Aku ini putih yang menjadi merah hitam iblis-iblis itu
Malaikat ini tidak lagi jadi dirinya
Aku sama seperti mereka,
Kenapa, kenapa dia, kenapa dia

Kenapa kepada dia kau suruh aku menyerah

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s